TEKNOLOGI PROSESOR

PENDAHULUAN

     Dalam perjalanannya menuju tonggak sejarah 1 miliar, PC telah sangat 
mengubah cara perusahaan-perusahaan melakukan transaksi bisnis dan cara orang 
berkomunikasi, berbelanja, belajar, mengakses informasi, dan menikmati hiburan.
PC yang kesatu miliar memungkinkan pemiliknya melakukan berbagai hal yang 
sebelumnya dianggap sebagai fiksi ilmiah. Saat ini orang mengandalkan PC untuk 
mengirim e-mail dan pesan-pesan cepat, menjelajahi internet, mengatur anggaran 
rumah tangga dan kalender keluarga, mengedit film buatan sendiri dan memutarnya 
di DVD, mencampur musik, menciptakan album foto keluarga dengan narasi dan 
iringan musik yang sesuai, memainkan paket game action dan melakukan aneka 
kegiatan menarik lainnya.
 
      Sangat luwes dan mudah beradaptasi, serta sangat bagus dalam banyak 
hal. PC telah menjadi sesuatu yang harus dimiliki semua orang,menurut perhitungan Gartner Dataquest, pemasaran satu miliar PC kedua 
akan jauh lebih cepat daripada pemasaran PC satu miliar pertama. Pada 2008, 
industri PC diproyeksikan akan mencapai tonggak sejarah 2 miliar PC dengan 
peluang pertumbuhan terbesar berasal dari pasar yang sedang tumbuh. Tingkat 
penjualan PC yang tinggi akan terjadi di negara-negara seperti Cina, Amerika 
Latin, dan Eropa Timur.
 
      Intel percaya bahwa ketika teknologi semakin global, fokus perhatian 
harus tetap pada pengembangan teknologi prosesor yang lebih cepat dan lebih 
kuat yang dibutuhkan oleh pengguna.Tenologi prosesor terbaru juga harus 
mendukung komputasi di mana pun dan kapan pun serta membuat PC menjadi lebih 
intuitif dan lebih mudah digunakan
.
      Saat ini manusia harus bekerja dengan komputer menggunakan aturan-aturan 
Computer.Di masa depan kami ingin membuat komputer yang bekerja dengan manusia 
menggunakan aturan-aturan manusia. Visi tersebut antara lain adalah 
pengembangan PC yang dapat mengenal ucapan, gerakan, dan video. Ini artinya 
tercapai sebuah terobosan yang akan membuat interaksi antara manusia dan 
komputer menjadi pengalaman yang benar-benar mengasyikkan.
 
      Ketika industri bergerak menuju PC yang ke-2 miliar dan seterusnya, Intel 
akan terus bekerja sama dengan mitra-mitranya dalam industri PC untuk 
meningkatkan kualitas masa depan komputasi melalui penerapan inovasi teknologi 
Hal ini melahirkan sebuah model yang memungkinkan seluruh komputer 
berkomunikasi dan seluruh peranti komunikasi mengintegrasikan satu tingkat 
kecerdasan tertentu.
 
      Dimungkinkan pada akhirnya akan tercipta sebuah dunia dengan 
miliaran orang terkoneksi penuh ke internet, kapan pun dan di mana pun, dengan 
berbagai layanan kaya yang didukung oleh teknologi nirkabel,model seperti ini akan memberdayakan manusia melalui penyediaan berbagai peralatan menarik yang akan membawa perubahan sosial, budaya, ekonomi, 
dan politik
 
      Analisis mengenai tonggak sejarah PC ke-1 miliar, yang meliputi PC desktop dan laptop dengan berbagai cip yang dipasarkan oleh berbagai 
pemanufaktur PC di seluruh dunia, memberi alasan yang tepat bagi industri untuk 
memajukan visi komputasi.
 

     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Pada awalnya, komunikasi antar manusia sangat bergantung pada komunikasi dari mulut ke mulut. Catatan sejarah yang berkaitan dengan penerbitan media membuktikan bahwa diantara perkembangan media tidak dapat lepas dari perkembangan teknologi,termasuk didalamnya teknologi prosesor. Disadari atau tidak, sebenarnya salah satu penyebab ketertinggalan bangsa timur dari bangsa barat adalah salah satu budayanya yang sangat tertutup akan perkembangan teknologi.Dampak negative dari perkembangan teknologi merupakan alasan ketertutupan bangsa timur dan termasuk sebagian dari bangsa asia dan itu juga termasuk Indonesia.

P adahal bila kita paham bagaimana penerapan teknologi tepat guna (TTG) merupakan solusi penanggulangan kemiskinan di Indonesia terutama di pedesaan sehingga perlu diberdayakan di masyarakat.Teknologi tepat guna memiliki manfaat besar bagi masyarakat pedesaan. Selain harganya murah,teknologi itu ramah lingkungan dan sangat sederhana pemanfaatannya.Dan pada tugas kali ini saya diberi tugas untuk menulis bagaimana sebenarnya teknologi prosesor.

Kita telah mengenal kata Pentium dalam dunia komputer hampir satu dasawarsa ini. Nama prosesor yang telah menjadi ujung tombak Intel dalam menguasai pasar prosesor PC desktop dunia ini lebih dikenal daripada arti asli dari kata Pentium yang memang dalam arti Yunani berarti 5 ( lima ) ini, memang Intel memilih nama ini karena  Pentium pada awalnya merupakan prosesor Intel generasi ke lima. Lucu mungkin kalau dipikir bahwa Pentium 4,prosesor 32-bit terbaru Intel, masih menyandang nama Pentium yang arti namanya menunjukkan kalau prosesor ini masih merupakan prosesor generasi ke lima. Padahal kalau kita melihat perubahan arsitektur dalam prosesor terbaru Intel ini, mungkin lebih tepatnya merupakan generasi ke tujuh. Mungkin mestinya Septium or something like that lah, ya kan ? hehe… Yah meski alasan itu sepertinya kurang tepat, Intel memiliki alasan lain kenapa Pentium masih menjadi nama handalan lini produk prosesor Intel, karena nama Pentium telah menjadi brand-name prosesornya, orang-orang hanya tahu Pentium dan hanya Pentium, mungkin ditakutkan kalau Intel memakai nama-nama aneh lagi, orang akan menjadi bingung. Hmm… alasan yang baik juga…

Saya sangat beruntung mendapat tugas untuk menguraikan tentang teknologi prosesor karena sebelum saya mendapat tugas ini pengetahuan saya sangat minim tentang teknologi prosesor.Jadi dengan adanya tugas ini pengetahuan saya dapat bertambah.Semoga apa yang saya tulis hari ini  sedikit banyak dapat membantu teman-teman saya atau khalayak untuk menambah pengetahuan tentang teknologi prosesor.

 

 

 

SEJARAH PROSESOR PENTIUM

PentiumDiluncurkan sekitar awal tahun ’90-an, tahun 1993 tepatnya, Pentium merupakan lompatan besar dalam sejarah prosesor X86 dimana arsitektur prosesor 32-bit mengalami perubahan yang sangat besar. Hal ini menyebabkan kecepatan Pentium ( 80586 atau singkatnya 586 ) secara clock-for-clock dengan prosesor 486 ( generasi sebelumnya ) jauh lebih cepat.
Dimulai dengan kecepatan 60 Mhz sampai 233 Mhz,prosesor ini telah membuat revolusi baru dalam dunia PC. Pada versi awalnya ( Pentium 60 Mhz ) prosesor ini pernah membuat heboh di kalangan dunia PC karena menurut seorang profesor,prosesor ini telah melakukan kesalahan perhitungan jika dilakukan kombinasi perhitungan perkalian dan pengakaran. Hal ini diakui oleh Intel yang lalu menarik kembali seluruh prosesor Pentium 60 Mhz sekaligus menghapus armada prosesor  60 dan 66 Mhz yang lalu diganti dengan Pentium 75 Mhz.
          Di Indonesia, entah di negara lain, penulis mengamati kalau prosesor Pentium yang paling banyak dipakai adalah prosesor Pentium 133 Mhz, mungkin anda pembaca pernah memilikinya ?
Intel membuat chipset Pentium ini mulai dari FX, HX, VX sampai yang mampu mendukung Pentium versi akhir dengan MMX, chipset TX , bentuk pengepakan prosesornya adalah Socket-7.
Pentium mengalami sedikit perubahan arsitektur seiring dengan perkembangan teknologi dengan diperkenalkannya instruksi multimedia baru yang disebut MMX pada tahun 1994. Meskipun digemborkan oleh Intel kalau  dengan kemampuan ini dapat meningkatkan pengalaman multimedia ( multimedia experience ) sampai 30-50%, tetapi pada kenyataannya kumpulan instruksi ini banyak tidak terpakai oleh para programmer multimedia ( terutama game ). Tetapi instruksi MMX ini merupakan cikal bakal dari instruksi SIMD ( Single Instruction Multiple Data ) yang sejak itu mulai dikembangkan. Instruksi 3DNow! Dari AMD sebagai contoh merupakan penyempurnaan dari instruksi MMX, demikian pula ISSE ( Internet Streaming SIMD Extension ) milik Intel sendiri.

PENTIUM PRO
         Selama pengembangannya, Intel juga membuat Pentium yang dibuat khusus untuk komputer performa tinggi, seperti server, yaitu Pentium Pro. Untuk pertama kalinya Intel menyatukan L2-cache kedalam prosesornya. Tidak banyak Pentium Pro yang beredar, itu dikarenakan oleh sangat tingginya harga sebuah prosesornya, bahkan sampai saat ini ! Tidaklah heran jika hanya sedikit speed grades yang tersedia untuk Pentium Pro, antara 200 Mhz s/d 233 Mhz. Jika anda iseng-iseng mencari prosesor tipe ini, anda akan tercengang melihat harganya, apalagi jika dibandingkan dengan unsur teknologinya. Meski begitu arsitektur dasar Pentium Pro merupakan fondasi dari pengembangan Pentium II. Kelemahan dari Pentium Pro ini adalah lemahnya kemampuan menjalankan program 16-bit lama, ini dikarenakan memang arsitektur awal prosesor ini diutamakan untuk aplikasi 32-bit. Tidaklah heran jika performa Pentium Pro dibawah atau setara dengan Pentium jika menjalankan aplikasi 16&32-bit seperti Windows9X. Lain ceritanya jika menggunakan prosesor ini pada Windows NT yang desain awalnya sudah benar-benar 32-bit.

PENTIUM II
Dengan kode sandi pengembangan ‘Klamath’, Pentium II merupakan peningkatan signifikan dari arsitektur lama Pentium. Perubahan pada struktur dan besar cache, penempatan L2-cache, serta yang mencolok cara pengepakan prosesor yang baru, PPGA ( Plastic Pin Grid Array ) yang oleh Intel dulu dianggap dapat menekan biaya produksi prosesornya. Perubahan bentuk pengepakan prosesor ini membuat para pembuat motherboard terpaksa merubah rumah prosesor dari Socket ke slot, bernama Slot-1. Dengan cara ini,prosesor ditancapkan ke slot yang tersedia, mirip dengan menancap kartu ekspansi. Chipset awal Intel ( dan masih merupakan chipset terbaik sejauh ini ) untuk Pentium II adalah i440BX untuk PC standar, serta i440LX untuk budget PC.
Penempatan cache L2 didalam prosesor tetapi bukan diintinya juga merupakan perbedaan utama PII dengan Pentium. Kalau dulu cache ditaruh di motherboard, kali ini Intel menaruh cachenya di papan sirkuit prosesornya. Hal ini dapat meningkatkan kinerja prosesor karena cachenya bekerja pada ½ clock prosesor, jadi jika prosesornya bekerja pada 350 Mhz, cachenya berarti bekerja pada 175 Mhz. Ini merupakan peningkatan berarti dari arsitektur lama yang cachenya bekerja pada clock tertentu yang diatur motherboard.Pada Pentium II juga diperbaiki performa 16-bit dari pendahulunya, Pentium Pro. Sehingga dalam menjalankan aplikasi campuran 16 & 32-bit kecepatannya dapat terdongkrak.
          Besar inti Pentium II juga lebih kecil, hal ini disebabkan prosesor ini dibuat pada pemrosesan 0.25-micron.Tingkatan kecepatan Pentium II dimulai dari PII 233 Mhz sampai PII 450 Mhz. Dimana tingkat kecepatan yang paling sering ditemukan adalah antara 300-450 Mhz.
Celeron.Intel melihat pasar yang cukup besar dalam PC yang berharga dibawah $1000, dimana performa tidak terlalu diperhatikan, kasarnya komputer ‘yang penting jalan lah’. Intel memasuki pasar ini dengan meluncurkan prosesor Celeron, sebuah varian dari Pentium II dengan ‘mengkebiri’ beberapa kemampuan PII, pada akhir tahun 1998. Peng-‘kebiri’-an Celeron dapat dilihat dari ketidakhadiran cache L2 serta pembatasan FSB yang kalau PII bisa sampai 100 Mhz, Celeron cuma 66 Mhz. Kedua pembatasan itu dapat menurunkan harga Celeron sampai hampir ½ PII, tentu saja dengan penalti performa yang cukup buruk.
          Performa Celeron yang buruk ini sempat dikritik oleh para entusias komputer, terutama karena ketidakhadiran cache L2 yang sangat berpengaruh pada performa prosesor. Oleh karena itu Intel meluncurkan Celeron yang ditambahi L2 cache tetapi cuma 128 KB, lebih kecil dari PII yang cachenya 512 KB, mulai tingkat kecepatan 300 Mhz, sehingga dipasaran ada 2 macam Celeron 300 Mhz, yang dengan cache L2 dan yang tidak memiliki L2 cache. Perbedaannya dapat dilihat dari inisial A dibelakang tingkat kecepatannya, jadi yang dengan cache L2 Celeronnya diberi nama Celeron 300A. Semenjak itu semua Celeron diatas 300 Mhz pasti memiliki 128 KB cache L2. Tetapi kesemuanya itu tidak menjadikan Celeron lebih baik dari PIII sampai versi terakhirnya pun, itu selain dikarenakan FSB-nya yang hanya 66Mhz, juga cache L2-nya yang cuma 4 way set associative, tidak seperti PIII yang 8-way set associative, and that matters much ! Kelihatan seperti prosesor yang dikebiri banget yah ?
          Dikarenakan ketidakhadiran atau sedikitnya cache L2, Celeron dianggap prosesor yang paling mudah di overclock. L2 cache mempengaruhi kemampuan overclock prosesor karena begitu prosesor dinaikkan frekuensi clocknya melebihi kemampuannya maka secara otomatis clock pada cache juga terangkat. Jika tidak mempunyai cache maka masalahnya lebih mudah lagi. Penulis pernah mendengar kalau ada Celeron yang mampu di overclock dengan kenaikan sampai 400-450 Mhz, jadi jika ada Celeron 300 Mhz di overclock, maka kenaikannya bisa sampai 700-750 Mhz !! Gile benerrr……
          FSB juga merupakan bottleneck yang menghalangi Celeron bersaing dengan kakak-kakaknya. Dengan FSB 66 Mhz, sebuah prosesor Celeron baru dapat menyaingi PII jika kecepatannya lebih cepat ¾-nya, dan hal itu cukup mengganggu pula, saya kira ini merupakan strategi Intel untuk menghindari Celeron untuk bersaing langsung dengan armada prosesor cepat lain milik Intel sendiri.Satu hal yang perlu dicatat, Celeron merupakan prosesor pertama Intel yang menggunakan Socket 370, sehingga bentuk prosesornya balik ke seperti dahulu lagi, berbentuk bujur sangkar dan mempunyai kaki banyak ( dalam hal ini 370 pin ) dibawahnya. Hal ini dilanjutkan terus sampai sekarang, mungkin menandai awalnya kematian Slot-1… Peletakan inti Celeron Socket ini juga model baru, namanya FC-PGA ( Flip-Chip Pin Grid Array ) dimana inti prosesor diletakkan pada permukaan atas prosesor, sehingga dapat melepas panas lebih baik.
Celeron versi akhir, Celeron II, berisi arsitektur yang lebih baik lagi dari kakaknya, karena arsitekturnya berdasar pada PIII serta telah memiliki ISSE yang dulu hanya dimiliki oleh PIII. Serta mempunyai bentuk bukan slot lagi tapi balik ke Socket seperti Pentium lama. Dan juga Celeron II telah diproduksi pada 0.18-micron. Tetapi dalam waktu dekat kabarnya Intel berencana membuat Celeron II dengan FSB 100Mhz, dan itu merupakan kabar yang baik.
PENTIUM III (MERCED)

          Dengan kode sandi pengembangan Merced, Pentium III dibuat untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada di Pentium II dan menurut penulis pribadi juga merupakan jawaban Intel dari prosesor K6-2 AMD yang memiliki instruksi khusus 3Dnow!, semenjak PII tidak memiliki instruksi-instruksi khusus seperti itu, kecuali MMX milik Intel sendiri. Di prosesor PIII yang masih diproduksi pada 0.25-micron ini, telah dilakukan perubahan yang cukup mendasar. Hal yang berubah pada PIII adalah hadirnya instruksi-instruksi ISSE milik Intel yang merupakan pengembangan dari MMX itu sendiri.
          Prosesor ini menggunakan L2 cache yang masih diluar inti prosesor, meski pada tahap ini Intel sudah mulai menyadari kalau arsitektur cache ini tidaklah membantu kinerja prosesor serta teknologinya sudah dapat menyatukan, demi menjaga kompabilitas pada slot, Intel terpaksa membuat prosesor ini masih dalam bentuk slot.
PENTIUM III (COPERMIND)
          Diluncurkan pada awal tahun 2000,prosesor generasi ke-2 dari PIII ini memperbaiki hampir semua kekurangan PIII generasi awal, sekalian juga memperkenalkan untuk pertama kalinya teknologi FC-PGA terbaru Intel dalam pembuatan prosesornya dan tentu saja sudah diproses pada 0.18-micron. Juga diperkenalkan FSB 133 Mhz sehingga dapat mendongkrak kinerja prosesor. Pada Meski sebagian besar prosesornya berbentuk Socket lagi, tapi untuk beberapa speed grades masih mempertahankan bentuk Slot-1-nya untuk kompabilitas motherboard-motherboard lama.
          Model Pentium III ini memiliki banyak model sampai mungkin dapat membingungkan. Terutama yang memiliki speed grades 600Mhz keatas, misalnya pada speed grade 600 Mhz ada yang 600, 600E, 600EB, ada juga yang 600B. Inisial E menunjukkan kalau FSB PIII 600Mhz itu sudah 133 Mhz, kalau inisial B-nya menunjukkan kalau bentuknya sudah FC-PGA ( PIII berbentuk Socket 370 ). Cukup memusingkan bukan untuk satu model prosesor saja ? Tetapi untuk yang diatas 800 Mhz, kebanyakan atau mungkin seluruh prosesornya pasti sudah memiliki bus FSB 133 Mhz dan sudah berbentuk Socket FC-PGA.
          Pengembangan terbaru PIII generari kedua ini adalah dari sistem manajemen cachenya yang baru, disebut ATC atau Advanced Transfer Cache, yang memampukan cache yang terpasang pada PIII ini dapat mengawasi data apa yang paling sering dipakai pada aktifitas proses tertentu. Juga ditambahkan sekitar 20-30-an instruksi-instruksi multimedia baru yang oleh Intel disebut ISSE II.
          PIII Coppemine berhasil menembus batas 1 Ghz dalam perlombaan Ghz yang telah ‘diadakan’ sekitar kuartal kedua tahun ini. Meski kalah dengan AMD yang telah mencapai 1 Ghz terlebih dahulu, Intel tampaknya telah banyak melakukan perubahan sana-sini agar prosesornya dapat ‘dipaksa’ untuk mencapai 1 Ghz.Prosesor PIII tertinggi saat penulisan artikel ini sudah mencapai 1.13 Ghz.

PENTIUM III (TUALATIN)

          Pentium III generasi ke-3 ini dikabarkan tlah diluncurkan pada kuartal ke-1 atau 2 tahun 2001, selain akan memiliki clock yang lebih tinggi juga akan dibuat pada pemrosesan terbaru milik Intel, 0.13-micron. Satu hal yang menarik dari PIII Tualatin adalah prosesor ini mendukung penggunaan bus 200 Mhz, meski tetap mempertahankan bentuk Socket-370-nya. Tentunya ini membuat motherboard lama tidak akan dapat mendukung PIII Tualatin. Kabarnya Intel tidak akan langsung menggunakan kemampuan 200 Mhz PIII baru ini untuk menghindari persaingan langsung dengan saudaranya, Pentium 4. PIII baru ini juga akan mendukung baik SDRAM maupun DDR SDRAM. dan menurut konon critanya pentium !!! yang baru tidak dikluarkan lagi.
Pentium 4 ( Willamette )

         Prosesor termutakhir dari keluarga Pentium adalah Pentium 4 (P4), yang proyeknya telah dimulai Intel sejak 1-2 tahun lalu. Dengan 1.4 Ghz sebagai speed grades terkecil untuk P4 ini membuat P4 menjadi prosesor 32-bit tercepat saat ini. Dibuat pada pemrosesan 0.18-micron untuk versi-versi awalnya, P4 akan secara bertahap berpindah ke 0.13-micron seiring dengan pertambahan clocknya. Diperkirakan P4 akan mampu dibuat sampai kisaran 2 Ghz.
Dengan menggunakan chipset baru berkode ‘Tehama’,prosesor ini pada rencananya akam menggunakan Rambus sebagai interface memory-nya, hal ini dikarenakan arsitektur prosesor ini lebih dioptimisasikan pada arsitektur Rambus. Penggunaan Rambus sebagai memory membuat mahalnya sebuah system yang menggunakan P4 ini, sekeping RIMM yang besarnya 64MB, harganya bisa mencapai $400-an, coba dibandingkan dengan DIMM SDRAM biasa yang harganya cuma $70-an, beda sekali bukan ? Tetapi jika melihat perfoma yang didapat, tampaknya mungkin harga semahal itu masuk akal bukan ?
          Perubahan arsitektur ini juga membuat ukuran inti P4 menjadi lebih besar, sekitar 200-an mm2 , bandingkan dengan inti PIII yang cuma 150-an mm2 . Hal ini membuat prosesor P4 membutuhkan heatsink yang lebih besar dan frame pendingin yang lebih kuat juga. Belum lagi karena bentuknya yang ‘baru’ ini membuat para desainer casing harus membuat casing model baru lagi yang dapat merumahkan P4, standard ini telah disiapkan Intel dengan nama ATX 2.0. Jadi yang harapan untuk dapat mengupgrade PIII-nya ke P4 dapat anda buang saja, cukup disayangkan sekali ! Tetapi itulah resiko dari perkembangan teknologi. Hal ini menunjukkan kalau P4 memang investasi yang cukup mahal, tidaklah heran jika P4 untuk sementara hanya ditujukan untuk kalangan server saja, belum untuk desktop, tetapi ada pula rencana kearah situ.
Mengenai detil P4 dapat anda baca pada berita-berita seiring dengan makin terbukanya informasi mengenai P4.
PENTIUM V (?)

          Sejauh ini masih merupakan rumor kalau Intel akan mengembangkan Pentium V, mungkin Pentium V merupakan generasi terakhir Pentium dan sekaligus generasi terakhir prosesor 32-bit Intel. Tidak banyak info yang didapat sejauh ini.
Demikianlah artikel saya tentang sejarah dan perkembangan Intel Pentium serta varian-variannya, semoga informasi ini dapat meningkatkan pengetahuan anda tentang komputer terutama dibidang prosesor.

 

SEJARAH PERKEMBANGAN PROSESOR INTEL DAN CLONE NYA YANG BERHASIL DISARIKAN

  • Debut Intel dimulai dengan processor seri MCS4 yang merupakan cikal bakal dari prosesor i4040. Processor 4 bit ini yang direncanakan untuk menjadi otak calculator , pada tahun yang sama (1971), intel membuat revisi ke i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk perkembangan ke arah prosesor komputer.
  • Berikutnya muncul processor 8 bit pertama i8008 (1972), tapi agak kurang disukai karena multivoltage.. lalu baru muncul processor i8080, disini ada perubahan yaitu jadi triple voltage, pake teknologi NMOS (tidak PMOS lagi), dan mengenalkan pertama kali sistem clock generator (pake chip tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian muncul juga processor2 : MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst. Z80 full compatible dengan i8008 hanya sampai level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak kompatibel level software).Prosesor i8080 adalah prosesor dengan register internal 8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing 20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.
  • Thn 77 muncul 8085, clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya penggunaan single voltage +5V (implementasi s/d 486DX2, pd DX4 mulai +3.3V dst).
  • i8086,prosesor dengan register 16-bit, bus data eksternal 16-bit, dan memori addressing 20-bit. Direlease thn 78 menggunakan teknologi HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka , sehingga harganya menjadi sangat mahal.
  • Maka utk menjawab tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal, 8bit bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral 8bit bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena lebih murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak menyatakan PC hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan menguasai pasar PC secara total saat ini. IBM PC first release Agustus 1981 memiliki 3 versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended technology). Chip i8088 ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor yang compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software).

Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk chip 8080, walaupun mungkin ada beberapa program yang dibuat untuk 8086 tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan lebar bus)

  • Lalu muncul 80186 dan i80188.. sejak i80186, prosessor mulai dikemas dalam bentuk PLCC, LCC dan PGA 68 kaki.. i80186 secara fisik berbentuk bujursangkar dengan 17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret kaki persisi (PGA) dan mulai dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt controller disatukan ke dalam processor. semenjak menggunakan 286, komputer IBM menggunakan istilah IBM PC-AT (Advanced Technology)dan mulai dikenal pengunaan istilah PersonalSystem (PS/1). Dan juga mulai dikenal penggunaan slot ISA 16 bit yang dikembangkan dari slot ISA 8 bit , para cloner mulai ramai bermunculan. Ada AMD, Harris & MOS yang compatible penuh dengan intel. Di 286 ini mulai dikenal penggunaan Protected Virtual Adress Mode yang memungkinkan dilakukannya multitasking secara time sharing (via hardware resetting).

Tahun 86 IBM membuat processor dengan arsitektur RISC 32bit pertama untuk kelas PC. Namun karena kelangkaan software, IBM RT PC ini “melempem” untuk kelas enterprise, RISC ini berkembang lebih pesat, setidaknya ada banyak vendor yang saling tidak kompatibel.

  • Lalu untuk meraih momentum yang hilang dari chip i8086, Intel membuat i80286,prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit, mode protected terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori. Chip 80286 ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya, dengan tambahan beberapa set instruksi baru. Sayangnya chip ini memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan pengikut.
  • Pada tahun 1985, Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register 32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses maksimum 4 GB , dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array)

Prosesor Intel sampai titik ini belum menggunakan unit FPU secara
internal . Untuk dukungan FPU, Intel meluncurkan seri 80×87. Sejak 386 ini mulai muncul processor cloner : AMD, Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM (Blue Lightning) dst, macam-macamnya : i80386 DX (full 32 bit)
i80386 SX (murah karena 16bit external)
i80486 DX (int 487)
i80486 SX (487 disabled)
Cx486 DLC (menggunakan MB 386DX, juga yang lain)
Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX)
i80486DX2
i80486DX2 ODP
Cx486DLC2 (arsitektur MB 386)
Cx486SLC2 (arsitektur MB 386)
i80486DX4
i80486DX4 ODP
i80486SX2
Pentium
Pentium ODP

  • Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan i80486DX. Seri yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled . Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya.
  • AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses ‘cloning’, sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip yang sekelas.
  • Tahun 1993, dan Intel meluncurkan prosesor Pentium. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi , dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium untuk meng”hambat” saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai “rontok” tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya
  • Tahun 1995, kemunculan Pentium Pro. Inovasi disatukannya cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8 . Pin-pin prosesor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya . Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) .
  • Tahun 1996, prosesor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium.

Bagaimana dengan AMD K5? AMD K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah ‘clone’ i80486DX dengan kecepatan internal 133MHz dan clock bus 33MHz . Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat merancang K5 versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6×86 hanyalah terbatas pada spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix, mempunyai kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005)

Mengenai rancangan AMD K6, tahukah anda bahwa K6 sebenarnya adalah rancangan milik NexGen ? Sewaktu Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD mencari rancangan MMX dan menambahkannya ke K6. Sayangnya spesifikasi MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan Intel, sebab terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX dengan Pentium MMX.

  • Tahun 1997, Intel meluncurkan Pentium II, Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus. Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan processor, sedangkan karena PII cachenya di”luar” (menggunakan processor module), maka kecepatannya setengah dari kecepatan processor. Disebutkan juga penggunaan Slot 1 pada PII karena beberapa alasan :

Pertama, memperlebar jalur data (kaki banyak – Juga jadi alasan Socket 8), pemrosesan pada PPro dan PII dapat paralel. Karena itu sebetulnya Slot 1 lebih punya kekuatan di Multithreading / Multiple Processor. ( sayangnya O/S belum banyak mendukung, benchmark PII dual processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan via Win95 ketimbang via NT)

Kedua, memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa memakan banyak space di Motherboard sebab bila tidak ZIF socket 9 , bisa seluas Form Factor(MB)nya sendiri konsep hemat space ini sejak 8088 juga sudah ada .Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di 286? beberapa diantaranya adalah efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk.

Ketiga, memungkinkan penggunaan cache module yang lebih efisien dan dengan speed tinggi seimbang dengan speed processor dan lagi-lagi tanpa banyak makan tempat, tidak seperti AMD / Cyrix yang “terpaksa” mendobel L1 cachenya untuk menyaingi speed PII (karena L2-nya lambat) sehingga kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6×86 bukan cepat di processor melainkan cepat di hit cache! Sebab dengan spec Socket7 kecepatan L2 cache akan terbatas hanya secepat bus data / makin lambat bila bus datanya sedang sibuk, padahal PII thn depan direncanakan beroperasi pada 100MHz (bukan 66MHz lagi). Point inilah salah satu alasan kenapa intel mengganti chipset dari 430 ke 440 yang berarti juga harus mengganti Motherboard.

  Belum selesai kita menikmati teknologi hyperthreading yang dihasilkan prosesor Pentium 4/3,06 GHz (lihat Kompas, 7/2), sudah muncul teknologi baru Intel Corp. yang menghasilkan kecepatan FSB (front side bus) sampai 800 MHz. Bersamaan dengan ini,teknologi  komputasi pun tidak hanya menjadi semakin cepat, tetapi juga semakin pintar. Intel Indonesia Corporation akan mengalihkan teknologi dari 65 nanometer (nm) ke teknologi 45 nm yang memiliki performa lebih tinggi dengan energi yang lebih hemat.Prosesor yang menggunakan teknologi 65 nanometer di pertengahan tahun akan sama jumlahnya dengan prosesor yang menggunakan teknologi 45 nanometer.

Teknologi 45 nm yang baru diluncurkan di Indonesia perlahan-lahan akan menggantikan teknologi 65 nm yang saat ini banyak digunakan computer.Teknologi 90 nm saat ini sebenarnya masih dijual untuk komponen industri. Di pasaran sendiri teknologi 45 nm, 65 nm, dan 90 nm akan tetap ada.Teknologi 45 nm yang baru diluncurkan di Indonesia tersebut merupakan peningkatan transitor terbesar yang dilakukan Intel selama 40 tahun terakhir, karena prosesor tersebut menggunakan bahan `high-k metal gate` (Hi-K) berbasis Hafnium dan rencananya akan mulai menggunakan bahan halogen pada tahun 2008.
 

Prosesor Intel Core 2 Exteme dan Xeon merupakan produk pertama yang diproduksi menggunakan teknologi 45 nm tersebut, yang dapat meningkatkan kinerja dan mengurangi penggunaan daya.Terobosan ini memberikan jalan bagi Intel untuk menciptakan produk berukuran 25 persen lebih kecil dari versi sebelumnya dan lebih hemat biaya, serta dapat meraih kesempatan untuk menciptakan `system on chip` bagi produk elektronik rumahan dan perangkat bergerak. Pada kesempatan yang sama dia mengatakan penjualan prosesor Intel di Indonesia hingga akhir kuartal IV 2007 diperkirakan mencapai 90 persen dari pasaran prosesor di tanah air.
Advances Micro Devices (AMD) memperkenalkan jajaran prosesor untuk komputer meja (desktop) terbarunya.Prosesor-prosesor itu adalah prosesor inti tunggal Athlon 64 3500+ dan 3800+, serta prosesor inti ganda (dual-core) Athlon 64 X2 6000+. Dengan prosesor-prosesor baru AMD itu, manufaktur komputer dapat merancang komputer yang lebih senyap dan lebih kecil ukurannya. Dalam waktu dekat, beberapa OEM komputer meja, seperti Alienware, Fujitsu Siemens Computers, Systemax, dan Voodoo, bakal memakai prosesor-prosesor ini.

 

           Untuk meningkatkan keamanan PC, Intel Corporation kembali meluncurkan prosesor Intel vPro, yakni generasi terbaru untuk segmen bisnis dan teknoloho informasi (IT), yang memiliki inovasi-inovasi baru untuk memberikan perlindungan.Teknologi vPro mencakup Intel Core 2 Duo, chipset Intel Q35 Express dan inovasi teknologi lainnya yang menawarkan keamanan dan manejem untuk PC deskop.

         

          Selain itu prosesor ini juga memiliki kemampuan mengaktifkan dan memperbaiki komputer dengan sistem operasi dan hard drive yang tidak berfungsi dengan baik. Dengan begitu, dapat menghemat energi. Yang dapat mendukung gerakan ?Green IT? dan memenuhi persyartan Energy Star.Fitur keamanan yang ada di prosesor vPro, memiliki kode sandi Weybridge, yang khusus dirancang untuk melindungi PC dari serangan yang berasal dari perangkat lunak, menyaring dan melindungi dari virus dan serangan lain.Prosesor Intel VPro generasi hadir dnegan kemampuan keamanan dan manajemen baru berkat dukungan dari bendor-vendir pembiay PC dan solusi software terbaik dunia,? tegas Robert Crooke, Vice President dan General Manager Intel Business Clinet Group.

          Prosesor ini memiliki Intel Trusted Execution Technology terbaru (Intel TXT, yang memiliki kode sandi LaGrande). Nantinya Intel tersebut berguna untuk melindungi data dalam lingkungan komputasi virtual, yang dapat digunakan bersamaan dengan teknologi virtualisasi perusahaan generasi terbaru-Intel Virtualization Technology untuk Directed I/O.Sebagai tambahan, Intel melengkapi teknologi prosesor vPro dengan System Defense Filter, yang dapat mengidentifikasi janis ancaman dalam arus lalu lintas jaringan.

          Versi terbaru dari teknologi prosesor Intel vPro juga menawarkan trust agent tertanam, yang memberikan solusi pengaturan hanya 802.1x kepada industri yang tidak membutuhkan ketersediaan OS. Selain itu, Trust juga menawarkan kemampuan untuk mengatur sistem, yang dapat melindungi PC dalam keadaan mati atau OS down.Meningkatkan PC manageability secara lanjut merupakan generasi terbaru dari Intel AMT, yang memungkinkan inventori dan perbaikan PC ?out of bad? dapat dilakukan mesku OS crash atau dalam kondisi PC tidak aktif. Tambahan itu sudah mencakup peralatan konfigurasi penggerak yang sesuai dengan standar industri berbaru.OptiPlex 755 memiliki sistem kemampuan pengaturan yang paling flesibel, termasuk teknologi Intel vPro untuk memberikan efisiensi sehingga pekerja IT dapat fokus mengembangkan inovasi dari pda hanya merawat sistem,? ujar Vivek Mohindra, Vice Presiden Dell Product Group.

 

PROSESOR CENTRINO PRO

          Intel Corporation baru-baru ini mengumumkan sebuah merek baru teknologi prosesor Intel Centrino Pro, yang merupakan pembaruan dari fitur-fitur inovatif dan populer dari teknologi prosesor Intel vPro TM yang dirancang untuk PC-PC desktop bisnis dan sekarang tersedia bagi notebook-notebook berkinerja tinggi. Departemen-departemen teknologi informasi (TI) akan bisa mengatur dengan baik desktop dan notebook serta memecahkan masalah-masalah yang biasa dihadapi, mulai dariancaman-ancaman keamanan, biaya kepemilikan, alokasi sumber daya sampai manajemen aset, secara nirkabel.

          Dengan teknologi prosesor Intel Centrino Pro, manajer-manajer TI akan mampu mengatur dan melindungi notebook-notebook mereka lewat Wi-Fi. Sebagai tambahan, adminis- trator-administrator bisa mengatur PC-PC notebook dan desktop yang terhubung lewat kabel, apapun status daya atau kesehatan PC tersebut. Hasilnya adalah PC dengan perlindungan lebih baik, peningkatan kepatuhan departemen TI, inventaris PC yang lebih akurat, lebih sedikit kunjungan TI ke meja pengguna dan gangguan usaha yang lebih jarang.

          Dunia-dunia usaha telah dengan cepat menyadari potensi yang signifikan dari penghematan waktu dan biaya yang diberikan dari fitur-fitur manajemen teknologi prosesor Intel vProTM, dan dengan cepat menggunakan teknologi ini.Lebih dari 200 pemasangan sedang dilakukan di seluruh dunia, mulai dari ribuan hingga puluhan ribu PC per pelanggan termasuk 3M, BMW, FujiFilm, ING, Johns Hopkins, Pioneer dan Verizon. Para pelanggan ini akan menambahkan Intel Centrino Pro ketika teknologi prosesor tersebut tersedia tahun ini.Teknologi prosesor Intel Centrino Pro itu didukung secara luas oleh perangkat lunak korporat dengan aplikasi-aplikasi perangkat lunak dan solusi-solusi yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan seperti Altiris, CA Inc, Cisco, Credant Technologies, Hitachi JP1, HP, Microsoft, LANDesk dan Trend Micro.  

          Teknologi prosesor Intel Centrino Pro akan tersedia di kuartal kedua tahun ini sebagai bagian dari rencana perkenalan teknologi prosesor Centrino generasi berikutnya yang diberi kode “Santa Rosa”. Pengguna-pengguna notebook bisnis dan konsumen akan diuntungkan oleh prosesor-prosesor CoreTM 2 Duo yang sudah sangat diakui keunggulannya, yang menjadi inti dari platform itu. Versi-versi terbaru menawarkan kinerja yang lebih tinggi sementara juga menghasilkan efisiensi energi dan umur baterai yang luar biasa. Sebuah komponen nirkabel baru, Intel Next-Gen Wireless-N akan memberikan kebebasan lebih bagi pengguna-pengguna untuk melakukan lebih banyak, lebih jauh dari access point mereka dengan dukungan untuk spesifikasi draft 802.11n yang menghasilkan kinerja dua kali lipat dan jangkauan nirkabel dua kali lipat.

          Pengguna-pengguna juga akan menikmati kinerja grafis yang sudah ditingkatkan dan dukungan untuk antarmuka grafis Aero terbaru dari Microsoft Windows Vista.Sebagai tambahan, opsi Intel Turbo Memory memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mendapatkan kinerja yang lebih cepat dua kali lipat ketika menjalankan aplikasi-aplikasi yang sering digunakan dan waktu boot yang 20 persen lebih cepat.

         Ketika diperkenalkan pertama kalinya 25 tahun lalu, ukuran personal computer (PC) sangat besar. Kerjanya sangat lamban, dan hanya dapat menjalankan fungsi-fungsi sederhana seperti pengolah kata dan spreadsheet dasar. Sekarang, PC telah menjadi peranti serbabisa dengan kekuatan besar, yang dapat berfungsi sebagai kotak musik digital, studio film, kamar-gelap fotografi dan sekaligus arena game elektronik.
 
      Bagi berbagai perusahaan di seluruh dunia, PC telah menciptakan tingkat 
produktivitas dan efisiensi bisnis yang luar biasa tinggi. Dengan PC yang 
terkoneksi ke internet, perusahaan yang paling kecil sekali pun dapat menjual 
produk dan menyediakan layanan bagi pelanggan selama 24 jam di seluruh dunia. 
Dalam dua dekade terakhir, inovasi teknologi dan ekspansi internet telah 
mengubah masa depan komputasi-hingga hitungan ke satu miliar.
 
      Analis industri Gartner Dataquest pekan ini mengumumkan, industri PC 
telah memasarkan PC yang ke-1 miliar. Tonggak sejarah ini tercapai pada April 
2002, kurang lebih 25 tahun sejak peluncuran PC komersial pertama yang sukses 
dan tersedia luas, Altair dengan cip Intel 8080, pada 1974. Evolusi PCKontribusi Intel terhadap evolusi PC diawali dengan penemuan 
mikroprosesor, yang kerap dipandang sebagai otak dari PC, pada 1971. Dari cip 
Intel 8080 yang digunakan dalam Altair hingga prosesor Intel 8088 berkecepatan 
4,77 MHz dalam IBM PC yang sangat populer pada 1981, inovasi bersejarah 
tersebut kini telah membawa kita ke era prosesor Intel Pentium 4,prosesor 
tercepat di dunia.
 
        PC berbasis prosesor Pentium 4 berkecepatan 2,53 GHz menghasilkan kinerja 
yang lebih tinggi untuk media digital dan pengalaman yang lebih kaya bagi 
pengguna multitugas.Saat ini, PC digunakan oleh sekitar 60% rumah di AS, diikuti oleh rumah 
di Eropa Barat yang mencapai 49% dan di Asia Pasifik yang mencapai 38%. Pada 
akhir tahun lalu, hampir setengah miliar manusia di dunia telah mengakses 
internet dari rumah mereka. Dan, 2001, lebih dari US$615 miliar pendapatan di 
dunia dihasilkan melalui transaksi e-commerce. Dalam perjalanannya menuju tonggak sejarah 1 miliar, PC telah sangat mengubah cara perusahaan-perusahaan melakukan transaksi bisnis dan cara orang berkomunikasi, berbelanja, belajar, mengakses informasi, dan menikmati hiburan.  
      PC yang kesatu miliar memungkinkan pemiliknya melakukan berbagai hal yang 
sebelumnya dianggap sebagai fiksi ilmiah. Saat ini orang mengandalkan PC untuk 
mengirim e-mail dan pesan-pesan cepat, menjelajahi internet, mengatur anggaran 
rumah tangga dan kalender keluarga, mengedit film buatan sendiri dan memutarnya 
di DVD, mencampur musik, menciptakan album foto keluarga dengan narasi dan 
iringan musik yang sesuai, memainkan paket game action dan melakukan aneka 
kegiatan menarik lainnya.
 
      "PC sangat luwes dan mudah beradaptasi, serta sangat bagus dalam banyak 
hal. PC telah menjadi sesuatu yang harus dimiliki semua orang," kata Martin 
Reynolds, Vice President Gartner Dataquest sekaligus penulis laporan tentang PC 
yang kesatu miliar dari perusahaan analis industri tersebut.
 
PENGGUNAAN PC MELONJAK
      Menurut perhitungan Gartner Dataquest, pemasaran satu miliar PC kedua 
akan jauh lebih cepat daripada pemasaran PC satu miliar pertama. Pada 2008, 
industri PC diproyeksikan akan mencapai tonggak sejarah 2 miliar PC dengan 
peluang pertumbuhan terbesar berasal dari pasar yang sedang tumbuh. Tingkat 
penjualan PC yang tinggi akan terjadi di negara-negara seperti Cina, Amerika 
Latin, dan Eropa Timur.
 
          Intel percaya bahwa ketika teknologi semakin global, fokus perhatian harus tetap pada pengembangan teknologi prosesor yang lebih cepat dan lebih kuat yang dibutuhkan oleh pengguna.Teknologi prosesor terbaru juga harus mendukung komputasi di mana pun dan kapan pun serta membuat PC menjadi lebih intuitif dan lebih mudah digunakan.
 
           Ketika industri bergerak menuju PC yang ke-2 miliar dan seterusnya, Intel 
akan terus bekerja sama dengan mitra-mitranya dalam industri PC untuk meningkatkan kualitas masa depan komputasi melalui penerapan inovasi  teknologi. Hal ini melahirkan sebuah model yang memungkinkan seluruh komputer berkomunikasi dan seluruh peranti komunikasi mengintegrasikan satu tingkat kecerdasan tertentu. Analisis mengenai tonggak sejarah PC ke-1 miliar, yang meliputi PC desktop dan laptop dengan berbagai cip yang dipasarkan oleh berbagai 
pemanufaktur PC di seluruh dunia, memberi alasan yang tepat bagi industri untuk 
memajukan visi komputasi.

          Dalam acara peluncuran kedua produk itu di Jakarta, Kamis (10/5), Country Manager Intel Indonesia, Budi Wahyu Jati, mengatakan, banyak keunggulan yang ditawarkan dari dua prosesor baru yang memang dirancang untuk semakin meningkatkan kinerja laptop. Bahkan dengan intel centrino duo, pengguna bisa menyatukan seluruh fitur dari sistem hiburan rumah baik berupa film, foto, musik hingga game ke dalam sebuah PC notebook.Untuk para gamers,prosesor ini bisa meningkatkan kinerja hingga dua kali lipat dibanding notebook yang menggunkan intel centrino generasi sebelumnya.

         Kelebihan lain yang ditawarkan adalah kemampuan wireless-nya yang mampu mengirimkan data lima kali lebih cepat berkat dukungan teknologi prosesor intel centrino dengan Next-Gen Wireless-N yang mendukung draft 802.11n dan juga standar nirkabel 802.11a/b/g.Teknologi ini pun juga semakin memperluas jangkauan nirkabel-nya dua kali lebih luas. Ini berarti penerimaan nirkabel yang lebih baik untuk bandwidth yang lebih besar dengan jarak yang lebih luas.

         Sementara bagi pecinta film, kemampuan intel centrino duo ini akan semakin memanjakan pengguna dengan kelebihannya untuk menampilkan video yang lebih jelas dan tajam berkat teknologi ‘intel clear video’.Penonton bisa menikmati pemutaran video definisi tinggi yang lebih mulus, kualitas gambar yang lebih tajam dan kendali warna yang bisa diatur.Kelebihan lain yang ditawarkan adalah kemampuannya untuk semakin memperpanjang umur batere hingga bisa mencapai lima jam.Sedangkan untuk intel centrino pro, Budi menjanjikan teknologi prosesor ini akan menghantarkan keamanan dalam bentuk hardware dan kemampuan manajemen yang lebih ditingkatkan, sekaligus mengantarkan kinerja dan mobilitas luar biasa bagi perusahaan.

          Perusahaan bisa menghemat biaya manajemen teknologi informasi (TI) dan secara signifikan meningkatkan efisiensinya. Intel baru-baru ini meluncurkan sebuah game online bernama Silicon Commander. Game ini ditujukan untuk mempromosikan teknologi terbaru mereka yaitu vPro dan Centrino Pro. Game ini ditujukan untuk para ahli Teknik Informatika terutama para pembuat keputusan dan para manager. Game ini mengsimulasikan pekerjaan-pekerjaan umum dari seorang manager Teknik Informatika– melindungi dan mengatur komputer-komputer yang berada dalam kendali mereka.
          Mengapa Intel yang adalah salah satu raksasa dunia TI tiba-tiba keluar dengan game ini? Rupal Shah, Direktur Marketing Intel di Asia Pasifik menjelaskan, “Sementara para pembuat keputusan dan ahli lainnya dalam dunia Teknik Informatika mengetahui keberadaan teknologi prosesor Intel vPro dan prosesor Intel Centrino Pro, mereka tidak mengetahui seluruh kemampuan dan manfaat teknologi yang kami kembangkan ini. Pendekatan kami sederhana: Jika kami menghibur para gamer, mereka akan menyadari maksud kami, secara tidak langsung merasakan manfaatnya seiring berlangsungnya permainan.”Game ini sudah mulai online dari 24 September 2007 dan sekarang memiliki 7000 gamer yang bersaing untuk mendapatkan hadiah berupa laptop Dell XPS. Bukan hanya itu, gamer-gamer terbaik setiap minggunya mendapatkan Apple Ipod Touch terbaru! Sudah delapan gamer menerima hadiah Ipod, tunggu apa lagi?

          INTEL terus mempercepat lajunya dalam menghasilkan inovasi teknologi prosesor. Hal ini dipertegas dengan peluncuran roadmap terbaru pengembangan prosesornya, pengumuman merk-merk terbaru prosesor intel, dan pengenalan feature-feature teknologi baru yang akan disediakan oleh generasi terbaru prosesnya dalam IDF (Intel Developer forum).Setelah beberapa bulan spekulasi dan berbagai bocoran informasi tentang prosesor dual-core, Vice President Intel Stephen Smith menjelaskan detail tentang teknologi multi-core yang memungkinkan prosesor Intel untuk terus mengikuti Hukum Moore dan memenuhi kebutuhan para end-user yang menuntut dukungan terhadap aktivitas multiuser dan multitasking. Rencananya flatform dual-core dari intel akan diluncurkan pada kuartal kedua tahun 2005 dimulai dengan Pentium Extreme Edition 840, chipset955x, dan juga prosesr Pentium D yang sebelumnya dikenal dengan kode Smithfield.
          Intel mengklaim Pentium EE 840 akan mencapai performa sama dengan yang dihasilkan oleh sebuah workstasion dengan dual-prosesor pada tahun 2004. Nantinya prosesor Extreme Edition tidak akan menggunakan lagi nama ‘Pentium 4’ dan menggunakan nomor seri.Prosesor EE 840 akan menjadi satu-satunya Pentium Extrem

Edition yang akan tersedia sampai akhir tahun ini.Untuk flatform yang memfocuskan pada kinerja, chipset955x akan memperkenalkan beberapa feature terbaru, seperti optimasi kinerja memori dan integrasi dua koneksi x16 yang dapat mendukung dua kartu grafis, sebuah feature yang akan bersaing dengan teknologi SLI yang dikeluarkan NVidia. Sementara itu prosesor Pentium D akan diperkenalkan sebagai pengganti jangka panjang untuk flatform Pentium 4 yang ada sekarang.

Intel Corporation berencana membuat prosesor 10 gigaHertz, yang memungkinkan komunikasi dan akses informasi berbasis gambar dengan cepat. Thommas Tansil, marketing manager Intel Indonesia Corporation, mengatakan Intel selalu berusaha membuat prosesor yang semakin cepat, membutuhkan voltase lebih rendah dan berukuran lebih kecil.

Thommas mengatakan Intel pada 2005 berencana meluncurkan prosesor dengan fabrikasi 0,07 mikron dengan kecepatan 10 GHz yang memungkinkan komunikasi percakapan secara real time. “Prosesor dengan kecepatan setinggi itu juga memungkinkan proses terjemahan simultan antar bahasa dalam komunikasi lintas bahasa,” ujarnya. Thommas menyebutkan bahwa prosesor tersebut juga memberi kemampuan komputer untuk melakukan browsing berbasis gambar dengan cepat, dan mampu menyajikan grafik dengan kualitas HDTV tiga dimensi.

Menurut Thommas, Intel menargetkan penyusutan ukuran transistor 30% setiap dua tahun. Transistor merupakan bagian yang menyusun dan menentukan kinerja prosesor. Sebuah chip bisa terdiri dari jutaan bahkan milyaran transistor. “Penyusutan ukuran transistor akan membuat biaya pembuatannya turun menjadi setengah kali lipat sementara kemampuannya meningkat dua kali lipat.” Target lainnya, kata dia, Intel berupaya meningkatkan 30% kinerja prosesor sehingga mampu menyediakan chip dengan kecepatan dua kali lipat setiap dua tahun.Thommas menegaskan bahwa segala peralatan akan bergerak menjadi peralatan digital seiring meningkatnya kemampuan pembuatan prosesor.

          Peneliti-peneliti Intel Corporation telah mengembangkan prosesor programmable pertama di dunia yang menghasilkan kinerja setara komputer super dari sebuah chip 80-inti tunggal dengan ukuran tidak lebih besar dari sebuah kuku jari dan menggunakan daya kurang dari yang digunakan perangkat-perangkat rumah masa kini. Ini adalah hasil dari riset “komputasi berskala Tera” yang inovatif dari Intel yang ditujukan untuk menghasilkan kinerja Teraflops – atau trilyun kalkulasi per detik – untuk PC-PC dan server-server masa depan. Detil teknis dari chip riset Teraflops ini akan dipresentasikan di Integrated Solid State Circuits Conference (ISSCC) tahunan minggu ini di San Francisco, Amerika Serikat.
          Kinerja berskala Tera, dan kemampuan untuk memindahkan data dalam hitungan Terabyte, akan memainkan peranan penting dalam komputer-komputer masa depan dengan akses ke Internet dengan menjalankan aplikasi-aplikasi baru untuk pendidikan dan kolaborasi, dan juga mengaktifkan tumbuhnya hiburan berdefinisi tinggi di PC, server, dan perangkat-perangkat genggam. Sebagai contoh, kecerdasan buatan, komunikasi video instant, game-game dengan tampilan photo-realistic, pengumpulan data multimedia dan pengenalan speech real-time – tadinya dianggap sebagai fiksi ilmiah di film “Star Trek” – bisa menjadi kenyataan sehari-hari. Intel tidak memiliki rencana untuk meluncurkan chip yang dilengkapi dengan inti-inti floating point ini ke pasar. Namun, riset berskala Tera dari Intel memainkan peranan penting dalam mencari inovasi-inovasi baru dalam fungsi-fungsi prosesor atau inti individual atau khusus, tipe dari interkoneksi chip-ke-chip dan chip-ke-komputer yang dibutuhkan untuk memindahkan data dengan cara terbaik, dan, yang paling penting, bagaimana software perlu dirancang untuk dengan cara terbaik memanfaatkan inti-inti prosesor yang lebih dari satu. Chip riset Teraflops ini menawarkan pandangan-pandangan spesifik dalam metodologi-metodologi rancangan silikom baru, interkoneksi-interkoneksi dengan bandwidth tinggi dan pendekatan-pendekatan manajemen daya.

          Kinerja Teraflops pertama dicapai di tahun 1996, di ASCI Red Supercomputer yang dibangun Intel untuk Sandia National Laboratory. Komputer ini memakan ruang lebih dari 2.000 kaki persegi, ditenagai oleh lebih dari 10.000 prosesor Pentium® Pro, dan menggunakan daya lebih dari 500 kilowatt. Chip riset Intel menghasilkan kinerja yang sama di sebuah chip banyak-inti.Yang juga mengagumkan adalah chip riset 80-inti ini mencapai kinerja teraflops dengan konsumsi daya hanya 62 watt – kurang dari yang digunakan prosesor-prosesor inti-tunggal saat ini.  

          Chip ini memiliki sebuah rancangan “kotak” yang inovatif di mana inti-inti yang lebih kecil digandakan sebagai “kotak”, memudahkan untuk merancang sebuah chip dengan banyak inti. Dengan penemuan material-material baru dan kokoh untuk membangun transistor-transistor masa depan dan terus berlanjutnya Hukum Moore, hal ini membuka jalan untuk membuat prosesor-prosesor banyak inti dengan milyaran transistor secara lebih efektif di masa depan.Chip Teraflops ini juga memiliki arsitektur “jaringan-di-sebuah-chip” yang mirip dengan mesh yang memungkinkan komunikasi bandwidth super tinggi di antara inti-inti dan mampu memindahkan data dengan jumlah lebih dari satu Terabit per detik di dalam chip tersebut. Riset ini juga menyelidiki metode-metode untuk menyalakan dan mematikan inti-inti secara independent, jadi hanya inti-inti yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas yang digunakan, sehingga menyediakan lebih banyak efisiensi daya.

        Riset berskala Tera lebih lanjut akan berfokus pada penambahan memori 3-D yang ditumpuk ke chip dan juga pengembangan prototipe-prototipe riset yang canggih dengan banyak inti-inti yang didasarkan pada arsitektur Intel®. Saat ini, Intel® Tera-scale Computing Research Program memiliki lebih dari 100 proyek yang mencoba tantangan-tantangan rancangan arsitektur, software dan sistem.Intel mempresentasikan delapan hasil kerja lainnya di ISSCC, termasuk sebuah proyek yang termasuk dalam arsitektur mikro Intel® CoreTM dan kegunaannya dalam prosesor-prosesor dua dan empat inti, yang digunakan di PC-PC laptop dan desktop dan server-server, menggunakan teknologi-teknologi proses 65nm dan 45nm yang revolusioner. Hasil-hasil kerja lainnya berisi topic-topik seperti chip penerima yang membaca Radio Frequency Identification (RFID), sebuah cache berdaya rendah untuk aplikasi-aplikasi mobile dan pemercepat Viterbi yang bisa dikonfigurasi ulang sebagai tambahan ke circuit-circuit novel untuk menekan getaran persediaan on-die, pengukuran noise-phase on-chip dan teknik-teknik yang bisa diadaptasikan untuk variasi-variasi dan penuaan.Intel, pemimpin dalam inovasi silikon, mengembangkan teknologi, produk dan inisiatif untuk terus meningkatkan cara bekerja dan hidup.


Chipset Terbaru Intel Dukung Embedded Systems

          Di ajang Intel Developer Forum di Taipei, Taiwan (16/10), Intel mengumumkan perluasan dukungan lifecycle untuk chipset desktopnya, Intel Q35 Express Chipset. Chipset tersebut kini dapat mendukung aplikasi-aplikasi embedded maupun komunikasi yang membutuhkan grafis.

          Memulai debutnya untuk komputer desktop pada Agustus lalu, chipset ini mendukung teknologi chipset Intel terbaru, termasuk Intel Virtualization Technology untuk Directed I/O (Intel VT-d), Intel Active Management Technology (Intel AMT) versi 3.0, dan Intel Rapid Recover Technology terbaru dalam Intel® Matrix Storage Technology untuk proteksi data.

“Para pengelola sistem bawaan biasanya menghadapi resiko dan tantangan serupa yang terkait dengan perusahaan, seperti keamanan yang kurang terjamin dan kegagalan sistem, yang bisa sangat merugikan jika tidak memiliki kemampuan pengelolaan jarak jauh,” ujar Doug Davis, Intel Vice President dan General Manager Embedded and Communications Group.

          Menurut dia, adanya teknologi Intel VT-d menyediakan kemampuan pengaturan jarak jauh mutakhir untuk peralatan I/O.Teknologi tersebut memungkinkan pemisahan perlengkapan I/O bagi mesin virtual untuk mendistribusikan sumberdaya sistem dan melindungi aset. Intel VT-d akan meningkatkan kinerja dengan menaikkan bandwidth dan merendahkan latency yang biasa terjadi saat virtualisasi piranti lunak.Teknologi ini bermanfaat untuk aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan industri otomatisasi dan perlengkapan jaringan.

          Teknologi-teknologi tambahan seperti Intel AMT juga memberi dukungan isolasi berbasis hardware dan pemulihan yang lebih baik bagi sistem-sistem embedded yang offline. Sementara itu, Intel Rapid Recover Technology dapat membantu perangkat embedded untuk memperoleh kembali data dan mengembalikan sistem ke status operasional pada saat terjadi kerusakan hard drive atau data dalam jumlah besar.

Dibandingkan dengan chipset generasi sebelumnya, chipset Q35 mampu menghemat energi hingga 50 persen. Dengan thermal design power sebesar 13,5 watt, chipset ini sangat cocok untuk aplikasi berenergi rendah dengan bentuk motherboard kecil untuk perangkat klien yang interaktif, print imaging, digital security surveillance, dan aplikasi-aplikasi keamanan jaringan.
Chipset ini dapat digunakan bersama prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo, yaitu Intel Core 2 Duo E6400 dengan Intel Virtualization Technology dan Intel Core 2 Duo E4300, selain juga mendukung prosesor lama seperti Intel Pentium Dual-Core E2160 dan Intel Celeron 440. Chipset ini juga bisa dipasangkan dengan prosesor Intel 45nm yang akan datang.Chipset Intel Q35 tersedia dalam dua versi I/O Controller Hub, yaitu Intel® ICH9 / ICH9 DO, dengan harga mulai US$37.


          Intel Corporation merilis prosesor Intel Xeon inti-ganda seri 5100, yang sebelumnya diberi kode “Woodcrest”, untuk server.Prosesor-prosesor ini dibangun dengan arsitektur mikro Intel Core yang baru dan digabungkan dengan proses manufaktur 0,065 mikron.“Arsitektur mikro Core adalah sebuah inovasi teknis yang mengarahkan kita pada era baru dimana adanya efisiensi daya tanpa mempengaruhi kinerja menggunakan performa 64-bit,” kata Pat Gelsinger, Senior Vice President dan General Manager, Digital Enterprise Group, Intel Corporation.Prosesor-prosesor server inti-ganda yang baru ini adalah jajaran prosesor yang pertama menggunakan arsitektur mikro Intel Core.
 

          Prosesor Intel Xeon Inti-Ganda seri 5100 memberikan peningkatan kinerja hingga 135 persen dan pengurangan konsumsi daya hingga 40 persen dibandingkan produk-produk server Intel sebelumnya. Gabungan daya dan efisiensi yang optimal ini memungkinkan para produsen untuk secara efektif menyeimbangkan kemampuan proses di dalam batasan daya dan ruang dari sistem-sistem berukuran kecil yang biasanya digunakan untuk aplikasi-aplikasi komunikasi, penyimpanan, dan hardware embedded.Dibuat dengan proses manufaktur 65 nanometer, besarnya transistor dan konsumsi daya dapat diperkecil sehingga dapat meningkatkan kecepatan pemrosesannya. Seri 5100 adalah “drop-in compatible” yang merupakan bagian dari platform ‘Bensley’ dari Intel dan tersedia di berbagai segmen produk server. Platform Bensley memiliki teknologi-teknologi server terbaru, termasuk teknologi memori yang lebih cepat dan lebih handal, yaitu FB-DIMMS, Intel Virtualization Technology, Intel Active Server Manager dan Intel I/O Acceleration Technology.

          Intel akan mengirimkan seri 5100 di frekuensi hingga 3GHz dan front side bus 1333MHz dan cache (cadangan memori) shared (di antara kedua inti) L2 4MB. Versi 3GHz akan hadir dengan Thermal Design Point (TDP) sebesar 80 watt dengan yang lain sebesar hanya 65W. Sebuah versi dengan voltase yang lebih rendah akan hadir di masa depan dengan frekuensi 2,33GHz dan TDP sebesar 40W.

Arsitektur Mikro Core 2 Duo

          Arsitektur mikro ini juga akan menjadi dasar bagi produk-produk mobile dan desktop mendatang dari Intel yang diberi nama prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo. Beberapa dari inovasi-inovasi baru untuk arsitektur yang dioptimalkan untuk banyak inti ini terdiri dari Intel® Wide Dynamic Execution yang dapat menjalankan lebih banyak instruksi per siklusnya. Setiap inti eksekusi dibuat lebih lebar, memungkinkan masing-masing inti untuk menyelesaikan hingga empat instruksi penuh secara simultan menggunakan sebuah pipeline 14-tahap yang efisien untuk transfer data yang lebih baik dan lebih efisien dan tentunya meningkatkan kinerja.

          Termasuk ke dalam prosesor-prosesor ini adalah Intel Advanced Smart Cache yang memungkinkan satu atau dua unit proses atau inti untuk menggunakan seluruh cadangan memori jika diperlukan ketika inti yang lain sedang tidak bekerja dan Intel® Smart Memory Access yang bisa “menyembunyikan” latency dan hambatan memori.

            Ketika digabungkan, server-server berbasis Intel ini bisa mengurangi biaya dan ruang, kebutuhan pendinginan dan permintaan listrik di pusat-pusat data server untuk manajer-manajer TI sekaligus meningkatkan tingkat respon, produktivitas dan waktu kerja server.

          Intel mengharapkan seri server terbaru ini dapat menjadi produk yang paling cepat diterima di pasar dalam sejarah Intel, dan telah menetapkan harga untuk keluarga prosesor 5100 mulai dari 209 dollar AS hingga 851 dollar AS dalam kuantitas 1000 unit, tergantung dari fitur yang diinginkan. Intel juga akan menyediakan dukungan lifecycle yang lebih panjang, lima hingga tujuh tahun, untuk pelanggan-pelanggan komunikasi, penyimpanan dan hardware embedded.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s